Berjalan menuju perpustakaan. Di sebelahku seorang teman yang mengaku lelaki, yang lebih tinggi kira-kira satu penggaris panjang dariku.
“Kamu wangi banget.”
Wow! Something I never expected before. Aku cuma senyum..
*****
Jadi inget waktu jaman esempe. Waktu itu pacar aku juga lebih tinggi seukuran penggaris panjang (kurang lebih 30 cm lah) dariku. Ceritanya kami baru aja selesai solat Duhur di masjid sekolah. Kita baru aja selesai pake sepatu dan mulai beranjak pulang ketika dia merogoh sesuatu dari dalam tasnya. Dan.. “srot.. srot”, dia menyemprotkan sejenis wewangian ke bagian dadanya. Yup! Dalam tempo sepersekian detik, aroma wangi langsung masuk ke dalam hidungku yang memang kurang lebih setinggi dadanya.
*****
Dua cerita di atas menunjukkan bahwa kita harus menempatkan segala sesuatu pada yang semestinya. Dalam hal ini, terlepas dari cerita pertama, untuk aku mungkin menyemprotkan wewangian ke bagian atas kerudung ternyata tepat sasaran. Binggo!!
Hhaha.. nyampah banget deh.
March 6, 2007 at 7:42 am
Jih, mantan km siapa sih Nden? Gaya pisan sih dia make2 parfum di sekolah, cowok pula. Walah, metro… Hehehe…
March 11, 2007 at 10:09 pm
Jeh, tante Dini ga tau tah? Pura-pura nih..